Sunday, December 16, 2007

kisah tentang seekor anjing dan seorang anak kecil.

okey, ada sebuah kisah tentang seekor anjing dan seorang anak kecil, kira kira kisahnya seperti ini :

ada seorang anak kecil, yang sedang berjalan sendirian di tengah kesedihan. tiba-tiba dalam perjalanannya, ia merasa diikuti oleh seseorang. sambil ketakutan menengoklah ia kebelakang. betapa kagetnya karena ketika menengok, ternyata ada seekor anjing yang mengikutinya. anjing itu tampak agak kumal. sehingga anak kecil terus berjalan tanpa memperdulikan si anjing. namun, si anjing tetap mengikuti si anak kecil. terkadang ia mengajak anak kecil itu bercanda dan tertawa, membuat si anak kecil melupakan segala kesedihannya. tiba-tiba, anak kecil merasa anjing itu sangat manis dan lucu. lalu ia memutuskan untuk mengajak pulang si anjing dan menjadikannya sebagai temannya. jadi sejak saat itu, anak kecil memiliki seorang sahabat baru, yaitu seekor anjing. seekor anjing yang selalu membawa canda tawa di hari-harinya. seekor anjing yang selalu menemani hari harinya dan membuat hari-hari menjadi lebih indah. dan yang pasti, si anak kecil dapat melupakan sejenak semua kesedihannya. bulan demi bulan dijalaninya bersama-sama. lama kelamaan, si anak kecil mulai menyayangi si anjing. ia berfikir tidak akan pernah melepaskan si anjing lagi.
hari berganti hari, awalnya semua berjalan sangat menyenangkan. namun akhir-akhir ini, si anjing sedikit mulai sedikit berubah. ia sering tak mau bercanda, dan sering meninggalkan rumah. semakin dicari dan ditunggu, si anjing semakin sering kabur dari rumah.kadang, si anak kecil merasa telah kehilangan anjing, kemudian menangis tak karuan. namun ditengah tangis itu, tiba-tiba si anjing datang kembali mengisi hari-harinya. dan selalu, setiap si anjing pergi, berapa pun lamanya, ia pasti kembali lagi ke sisi si anak kecil. hal ini lah yang membuat ia yakin bahwa ia akan bersama si anjing selamanya. dan sebab itulah, setiap si anjing menghilang, satu yang dilakukan si anak kecil adalah menunggu di depan gerbang sampai si anjing pulang.
sampai suatu ketika, saat si anak kecil sedang berbincang dengan salah satu temannya, si anak kecil kaget mendengar temannya mengatakan "anjing yang sering dirumahmu itu sebenarnya sudah memiliki majikan. waktu itu ia kehilangan majikannya, namun sekarang ia telah bertemu kembali dengan si majikan, itulah sebabnya ia sering pergi meninggalkan rumah." seketika anak kecil berlari dan menangis mengetahui fakta yang ada. fakta bahwa bukan ialah satu-satunya pemilik anjing kesayangannya itu. ia menangis tak berhenti, namun tiba -tiba, si anjing datang dan mengajaknya bermain. mungkin kondisi emosi anak kecil memang tidak baik, ia kemudian marah dan mengusir si anjing keluar dari rumahnya.
esoknya, tak menyerah si anjing terus menerus datang mengajaknya bermain, walau dicueki ia tetap datang dan datang. lama kelamaan anak kecil tidak tega dan berfikir 'ya, aku akan kembali bermain lagi dengannya'
akirnya si anak kecil membuka pintu dan mulai bermain kembali dengan si anjing. namun kali ini, mereka tidak seceria dulu. si anjing pun juga jarang datang lagi mengunjungi. akhirnya, si anak kecil sadar akan posisinya, dan memutuskan akan mengembalikan si anjing ke majikannya. karena seekor anjing akan lebih setia kepada pemiliknya bukan ?
walau si anak kecil sadar ia akan kehilangan (bahkan sangat kehilangan) paling tidak, ia tidak harus mengharapkan kedatangan si anjing lagi setiap hari dengan menunggu di depan pagar.

kisah ini memang tidak adil. karena, walaupun kehilangan anak kecil, si anjing masih memiliki majikan. sedangkan setelah kehilangan anjing, yang didapatkan oleh anak kecil hanyalah tangisan kehilangan. dan pada akhirnya momen-momen senang saat mereka bermain bersama tinggallah hanya sebuah kenangan, yang mungkin tidak akan pernah bisa terulang.
namun, betapa pun pahitnya kisah tersebut, itu adalah cerminan hidup di dunia. dimana segala sesuatu tidak selalu berjalan sesuai kemauan kita. kebahagiaan hanyalah sesuatu yang bersifat sementara, bahkan bersayap dan dapat terbang. pada saat ia terbang dan kita mengejarnya kembali, terkadang kita malah jatuh tersandung. dan pada saat itu lah, yang dapat kita lakukan hanya diam dan terus berjalan dalam mencari kebahagiaan lain. karena, walaupun menyakitkan, itu akan lebih baik daripada kita terus berlari mengejar kebahagiaan yang akhirnya tidak kita dapatkan.

:'(


*ost cerita ini : biarlah - nidji (lagu terinspirasi dari kevin tedjosugondo.haha,tx.)

Thursday, December 13, 2007

10-12 des 07

kemaren, tgl 10-12. anak2 theresia angkatan 09 pergi ke sukabumi buat live in. seruu bgt! jadwal acara dan foto menyusul yaa :)

Sunday, December 9, 2007

besokbesok

asiikkk. besok live in! yeeyyyyyy :D:D:D selamat tinggal kepenatan dan kesedihan.
besok aku mau bersenang senanggggggggg.
(semoga menyenangkan tepatnya.)
nga ol 3 hari dehh. huaammmm nga ketemu deh
tapi ngapapa bersama teman teman pasti lebih menyenangkan yaa :)

Sunday, December 2, 2007

jangan menangis :)

gw itu cengeng. dari kecil uda cengeng
dikit2 nangis takut ini nangis,nyokap pergi nangis,jatoh keselengkat nangis,mainan diambil nangis,masuk sekolah hari pertama nangis,DISUNTIK nangis. hmm mungkin itu ya penyebab mata gw berkantong gede banget ga ilang2.
uda banyak orang yang bilang ke gw supaya nga cengeng dan bisa menghadapi sesuatu tanpa nangis.
tapi hari ini
tapi sekarang,
gw bener2 pengen nangis
sumpah kalo bisa gw mau nangis dan teriak sekenceng2nya
tapi kalo gw inget kata2 orang2 supaya gw ga menyelesaikan sesuatu dengan nangis,
heemm
okey. gw akan mencoba untuk nga nangis.
lagian percuma juga gw nangis untuk alesan yang nga penting.